Accessibility Tools

Humas

Humas

Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Pontianak (09/06) - Rektor Universitas Islam Negeri K.H Adburrahman Wahid Pekalongan atau dikenal dengan UIN Gus Dur, melakukan monitoring ke IAIN Pontianak dalam rangka monitoring pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2026. Kegiatan berlangsung di ruang tes UM-PTKIN, Lantai 3 Gedung Rektorat IAIN Pontianak, Selasa (9/6/2026).

Pekalongan (09/06) - Pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026 berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE) di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan yang sudah berlangsung selama 2 hari ini (08-09 Juni 2026) berlangsung lancar. Sejumlah peserta mengaku dapat mengikuti ujian dengan baik dan tetap optimistis meraih hasil terbaik untuk masuk ke kampus impian mereka.

Pekalongan (09/06) – Pelaksanaan Seleksi Sistem Elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026 di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan berlangsung lancar dan kondusif. Ujian dilaksanakan selama dua hari, 8–9 Juni 2026, di Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dan Gedung Laboratorium Terpadu (GLT) Kampus 2 Kajen.

Sebanyak 1.142 peserta dijadwalkan mengikuti ujian dengan tingkat ketidakhadiran sekitar 5 persen. Tingginya tingkat kehadiran menunjukkan antusiasme peserta yang baik selama pelaksanaan SSE UM-PTKIN.

Kepala Pusat Admisi UIN Gus Dur Pekalongan, Wilda Yulia Rusyida, M.Sc., mengungkapkan bahwa pelaksanaan ujian berjalan sesuai rencana dan didukung antusiasme peserta yang tinggi. "Alhamdulillah, pelaksanaan SSE UM-PTKIN berjalan lancar. Tingkat kehadiran peserta sangat baik dengan angka kehadiran sekitar 95 persen dari total peserta yang dijadwalkan mengikuti ujian," ujarnya.

Menurut Wilda, antusiasme peserta juga terlihat dari banyaknya keluarga yang turut mengantar dan mendampingi sebelum pelaksanaan ujian.

Sementara itu, Kepala UPT Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (UTIPD), Dr. Failasuf Fadli, M.S.I., menyampaikan bahwa kesiapan infrastruktur teknologi menjadi salah satu faktor utama pendukung kelancaran ujian. "Kami memastikan seluruh perangkat, jaringan, kelistrikan, dan tim pendukung siap sebelum pelaksanaan ujian. Sebanyak 200 komputer beserta perangkat cadangan telah disiapkan untuk mendukung pelaksanaan SSE UM-PTKIN," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa koordinasi dengan penyedia layanan internet serta dukungan genset cadangan turut dilakukan sebagai langkah antisipasi. "Alhamdulillah, selama pelaksanaan ujian tidak ada kendala yang berdampak signifikan terhadap jalannya SSE UM-PTKIN," pungkasnya.

Melalui dukungan panitia, pengawas, dan tim teknis, SSE UM-PTKIN 2026 di UIN Gus Dur Pekalongan dapat berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga hari terakhir pelaksanaan.

Penulis             : Sri Lestari

Editor              : Baryachi

Redaktur         : Tim Kerja Humas

Pekalongan (08/06) – Pelaksanaan Seleksi Sistem Elektronik (SSE) UM-PTKIN 2026 di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan tidak hanya diikuti peserta dari wilayah Jawa Tengah, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia. Sejumlah calon mahasiswa baru (camaba) rela menempuh perjalanan jauh demi mengikuti ujian yang berlangsung di Kampus 2 Kajen.

Page 1 of 391
                 
UIN K.H. Abdurrahman Wahid
Kampus 1: Jl. Kusuma Bangsa No.9 Kota Pekalongan 51141
Kampus 2: Jl. Pahlawan Km.5 Rowolaku Kajen Kab. Pekalongan 51161
Telp: +62 (285) 412575
Fax : +62 (285) 423418
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…