Pertemuan tersebut dihadiri oleh perwakilan tokoh agama Islam, Hindu, serta aliran kepercayaan, yang juga mencakup ormas Islam terkemuka di Kutorojo seperti NU, Muhammadiyah, dan LDII. Selain itu turut hadir Perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan, Dinas Koperasi Kabupaten Pekalongan serta LP2M UIN Gus Dur Pekalongan.
Prof. Imam Kanafi selaku Ketua LP2M UIN Gus Dur Pekalongan dengan lugas menyatakan dukungan terhadap program penguatan moderasi beragama melalui pembentukan kampung moderasi beragama.
Menyusul pernyataan Prof. Kanafi, Dr. Nanang Hasan Susanto, Kepala Pusat Moderasi Beragama, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah tindak lanjut dari dialog lintas agama sebelumnya. Beliau menekankan perlunya kerjasama nyata untuk menyelesaikan masalah sehari-hari, yang pada gilirannya akan mempererat harmoni antar agama. Nanang menyoroti pentingnya interaksi intensif sehari-hari sebagai kunci terbentuknya harmoni alami, yang mampu mengurangi prasangka antar umat beragama.
Bapak Yasir, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan, juga memberikan dukungan penuh terhadap pembentukan kampung moderasi beragama di Desa Kutorojo. Desa ini dipilih karena telah memenuhi kriteria sebagai kampung moderasi beragama, dengan adanya masyarakat multikultural dan dua tempat ibadah utama, yakni masjid dan pura.
Selain program kampung moderasi beragama, kegiatan ini juga diramaikan oleh Dinas Koperasi Kabupaten Pekalongan. Bani Prayogi, perwakilan dari Dinas Koperasi, memberikan informasi penting mengenai pembentukan koperasi. Hal ini dilatarbelakangi oleh ketiadaan koperasi di Desa Kutorojo, yang menjadi perhatian bersama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Kutorojo, Dulajat, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap program yang digulirkan oleh UIN Gus Dur Pekalongan. Ia berharap program pembentukan kampung moderasi beragama dan koperasi akan mampu meningkatkan toleransi antar umat beragama, menggerakkan perekonomian penduduk, serta memperkuat hubungan baik antara Desa Kutorojo dan UIN Gus Dur Pekalongan.
Kontributor : Akhmad Dalil Rohman dan Karimatul Afiah
Penulis : Anik Maghfiroh
Editor : Baryachi

