Humas
Siang itu, di bawah terik matahari yang menusuk, langkah kami terhenti di sebuah warung sederhana pinggir Kali Setu. Menu khas Pekalongan pindang tetel menemani perut yang sejak tadi keroncongan. Usai makan, perjalanan berlanjut dengan singgah di Masjid Kholiludin Jenggot Wetan untuk menunaikan salat zuhur. Badan segar, hati pun lapang. Tujuan berikutnya sudah menanti: rumah calon penerima beasiswa KIP-K UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur).
Pekalongan (17/09) - Kabar gembira bagi mahasiswa Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur). Tiga program beasiswa akan segera diluncurkan pada Oktober 2025. Program ini merupakan bentuk komitmen kampus untuk mendukung mahasiswa berprestasi, baik dalam bidang akademik, keagamaan, maupun kepemimpinan organisasi.
Pekalongan (16/09) – Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan melalui tim verifikasi melakukan verifikasi lapangan terhadap calon penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan memastikan ketepatan sasaran beasiswa agar benar-benar diterima oleh mahasiswa yang membutuhkan.
Pekalongan (15/09) – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Biro Umum, Akademik, Perencanaan, dan Keuangan (UAPK), H. Muhtar Ali Ahmadi, S.Ag., menyampaikan amanat dalam apel pagi Senin (15/09/2025) yang berlangsung di Halaman Belakang Gedung Rektorat, Kampus 1 UIN Gus Dur, Panjang. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya momentum bulan September sebagai sarana pembelajaran dan penguatan nilai-nilai bagi dosen dan pegawai UIN Gus Dur.
Dalam amanatnya, Muhtar menyinggung peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh di bulan ini. Menurutnya, Rasulullah adalah teladan terbaik bagi umat manusia dalam segala aspek kehidupan, baik sebagai pedagang, kepala keluarga, tetangga, pemimpin negara, maupun panglima perang. “Tidak ada alasan bagi kita untuk tidak meneladani beliau. Rasulullah selalu berbicara dengan lembut dan sopan, bahkan kepada non-muslim. Maka sudah sepatutnya kita menjalin komunikasi dengan akhlak yang baik sesuai contoh beliau,” ujarnya.
Selain itu, beliau menyoroti pentingnya menjaga hubungan sosial di lingkungan kerja. “Sebagai makhluk sosial, kita tidak bisa hidup sendiri. Kita membutuhkan kerja sama dan menjalin hubungan baik dengan sesama. Minimal dengan saling menyapa dan bersikap ramah kepada siapapun,” tegasnya.
Momentum lain yang disinggung yaitu, peringatan Hari Olahraga Nasional pada 9 September lalu. Beliau mengajak pesert apel untuk mengambil hikmah dari semangat sportivitas, bekerja sama, dan menjaga kesehatan jasmani-rohani. “Kita adalah super team, bukan super man. Dan kesehatan adalah pengali. Sebanyak apapun kompetensi yang dimiliki, jika tidak sehat maka tidak akan berguna,” pesannya.
Pesan selanjutnya, menjelang triwulan terakhir tahun 2025, Plt. Kepala Biro UAPK juga mengingatkan dosen dan pegawai UIN Gus Dur agar tetap fokus dan bersemangat menyelesaikan tugas dengan efektif, efisien, dan akuntabel hingga akhir tahun. “Energi harus dijaga agar tetap full sampai penghujung tahun. Insya Allah semua bisa terlaksana dengan baik, meskipun ada efisiensi,” tambahnya.
Di akhir amanat, beliau berharap seluruh dosen dan pegawai UIN Gus Dur dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, semangat kebersamaan, serta meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam bekerja.
Penulis : Sri Lestari
Editor : Baryachi
Redaktur : Tim Humas

