Humas
Koga, Jepang – UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan telah memulai penjajakan kerjasama dengan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI NU) Jepang dalam sebuah kunjungan ke Koga, Jepang. Penjajakan kerjasama yang dilaksanakan ini bertujuan untuk memperkuat pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam pertemuan yang berlangsung pada tanggal 3 Oktober 2024, kedua belah pihak membahas berbagai potensi kolaborasi yang dapat dilakukan untuk mendukung pengembangan akademik dan peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan UIN Gus Dur. Beberapa poin penting yang dibahas antara lain pertukaran pengetahuan dan sumber daya dimana UIN Gus Dur dan PCI NU Jepang sepakat untuk saling berbagi pengetahuan dan sumber daya dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan tinggi, termasuk program pertukaran mahasiswa dan dosen.
Kerjasama ini juga mencakup pelaksanaan penelitian bersama dalam bidang-bidang yang relevan, dengan harapan dapat menghasilkan karya ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, UIN Gus Dur dan PCI NU Jepang juga berkomitmen untuk melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat yang dapat memberikan dampak positif, terutama bagi komunitas muslim Indonesia di Jepang dan di Indonesia.
Rektor UIN Gus Dur, Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M. Ag., mengungkapkan, kerjasama ini merupakan langkah strategis bagi UIN Gus Dur untuk meningkatkan kapasitas akademik dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat. “Kami berharap kolaborasi ini dapat memperkuat jaringan internasional dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” ungkap Prof. Zaenal.
Sementara itu, salah satu mustasyar PCI NU Jepang, K.H. Dadang mengungkapkan antusiasmenya terhadap kerjasama ini. “Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan UIN Gus Dur Pekalongan. Ini merupakan kesempatan yang baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pengabdian kami kepada masyarakat,” tutur K.H. Dadang. Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa PCI NU Jepang memiliki pondok pesantren, masjid dan Nine Star sebagai badan usaha milik NU yang salah satunya bergerak di bidang travel.
Hadir dalam kesempatan itu Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Prof Dr. Hj. Shinta Dewi Rismawati dan perwakilan dosen Umi Mahmudah, Ph.D serta perwakilan dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) Dr. Rahmat Kamal, M.Pd.I. Kedua belah pihak berharap bahwa penjajakan kerjasama ini dapat segera terwujud dalam bentuk program-program nyata yang dapat bermanfaat bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat luas.
Penulis : Rahmat Kamal
Editor : Baryachi
Tokyo, Jepang - Tim Riset Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan bertolak ke Jepang pada 2 Oktober 2024 untuk melaksanakan riset kolaboratif internasional yang berjudul "Halal Normative Shifts in Japan: A Cross-Cultural Analysis of Muslim Religiosity and Acceptance of Halal Products".
Padang – Delegasi yang dikirimkan oleh Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) dalam SeIBa International Festival 2024 menorehkan prestasi diantaranya meraih Platinum Medal dari pertunjukan film pendek, gold medal dari pop solo, gold medal dari MTQ, gold medal dari MHQ 10 Juz, silver medal dari puitisasi Al Qur’an, cabang olah raga catur mendapatkan juara harapan 1 dan dari KTI menjadi best presenter dan mendapatkan sertifikat presenter internasional serta artikelnya dibukukan terindeks E-ISSN.
Semarang (01/10) - Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Prof. Maghfur, M. Ag., membuka acara Focus Group Discussion (FGD) Review Dokumen Skema Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang diselenggarakan di Hotel Grand Arkenso, Semarang. Acara yang berlangsung tanggal 28 hingga 30 September 2024 ini menjadi acara krusial dalam rangka mempercepat proses pendirian LSP yang target penyelesaiannya pada tahun 2024.

