More...
Pastikan Pelaksanaan SSE UM-PTKIN Berjalan Lancar, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Gus Dur Lakukan Monitoring Hari Kedua
Written by HumasPekalongan (11/06) – Pelaksanaan Sistem Seleksi Elektronik Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SSE UM-PTKIN) 2025 hari kedua (Rabu, 11 Juni 2025) di Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid pekalongan (UIN Gus Dur) berjalan lancar.
Rektor UIN Gus Dur Pekalongan Jajaki Podcast di Studio Digital PIPD UIN Siber Cirebon, Bahas Masa Depan PTKIN Berbasis Siber
Written by HumasCirebon (11/06) - Pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2025 di Panitia Lokal (Panlok) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mendapatkan perhatian langsung dari tokoh nasional pendidikan Islam, Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag., Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) sekaligus Penanggung Jawab Panitia Nasional PMB PTKIN 2025.
Hari Kedua SSE UM-PTKIN 2025, Banyak Calon Mahasiswa Baru dari Luar Jawa Tengah Ikuti Tes di UIN Gus Dur Pekalongan
Written by HumasPekalongan (11/02) – Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) hari ini (Rabu, 11 Juni 2024) sudah memasuki hari kedua pelaksanaan SSE UM-PTKIN 2025. Dari 1.640 peserta yang melaksanakan ujian di UIN Gus Dur, selain diikuti dari calon mahasiswa baru dari Provinsi Jawa Tengah juga ada beberapa peserta yang berasal baik dari Jabodetabek, Jawa Barat, dan Jawa Timur.
Rektor UIN Gus Dur Bersama Tim Panitia Pusat Monitoring Pelaksanaan Ujian SSE UM-PTKIN Tahun 2025 di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
Written by HumasCirebon (11/06) - Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag., Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) sekaligus Penanggung Jawab Panitia Nasional PMB PTKIN 2025 lakukan monitoring ke Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC). Dalam kunjungan monitoring yang berlangsung Rabu pagi (11/6), Prof. Zaenal didampingi langsung oleh Wakil Rektor I UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Ayus A. Yusuf, Kabag Umum dan Akademik Zaenal Arifin, S.Ag., Ketua SPI Budi Affandi, M.Pd.I, serta Kepala Admisi dan Promosi Basiran, M.A. serta Ketua Pustikom Riyanto, ST., M. Kom.
Pekalongan (10/06) – Pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE) resmi dimulai hari ini, Senin (10/6). Pembukaan ujian dilakukan secara terpusat di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fattah Palembang dan disiarkan secara daring melalui Zoom ke seluruh PTKIN se-Indonesia.
Acara pembukaan dihadiri Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Suyitno, M.Ag. beserta Ketua Forum Rektor PTKIN sekaligus Ketua Panitia PMB PTKIN 2025, Prof. Masnun Tahir.
Ketua Panitia PMB PTKIN, Prof. Masnun menyampaikan bahwa pelaksanaan UM-PTKIN tahun ini mengalami peningkatan signifikan, baik dari sisi sistem maupun kualitas pelaksanaan. Menurutnya, panitia nasional terus berkomitmen untuk menyelenggarakan seleksi yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman.
"UM-PTKIN tahun ini tidak sekadar mempertahankan apa yang sudah berjalan, tetapi juga mengalami peningkatan dari sisi sistem dan kualitas pelaksanaan. SSE yang digunakan semakin stabil, efisien, dan mampu menjangkau lebih banyak peserta dengan kendali mutu yang terukur," ujar Prof. Masnun.
Lebih lanjut, Ketua Forum Rektor PTKIN menegaskan bahwa peningkatan ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun proses seleksi yang kredibel dan berkeadilan. “Kita ingin menciptakan sistem seleksi yang memberi ruang kepada semua calon mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, tanpa batasan wilayah atau fasilitas,” tambahnya.
Sementara itu, Prof. Dr. H. Suyitno, M.Ag., dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kualitas dalam proses penerimaan mahasiswa baru. Ia berharap, melalui UM-PTKIN ini, PTKIN di seluruh Indonesia dapat menjaring calon mahasiswa yang unggul tidak hanya secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan integritas.
“Kita tidak semata-mata mengejar kuantitas, tetapi kualitas. Harapannya, mahasiswa yang diterima nantinya adalah mereka yang siap menjadi agen perubahan, yang mampu menjawab tantangan zaman serta membawa nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sosial,” tutur Prof. Suyitno.
Dalam sesi interaksi via Zoom bersama perwakilan PTKIN se-Indonesia, Prof. Suyitno juga menunjukkan perhatian khusus terhadap aksesibilitas peserta ujian. Ia secara langsung menanyakan jumlah peserta difabel di tiap lokasi dan kesiapan panitia dalam memfasilitasi kebutuhan mereka.
“Ini penting agar tidak ada satu pun calon mahasiswa yang merasa tertinggal dalam proses seleksi ini,” lugasnya kepada panitia lokal.
Ia menegaskan bahwa inklusivitas menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan UM-PTKIN, dan seluruh PTKIN harus menjamin kenyamanan serta akses yang setara bagi seluruh peserta, termasuk penyandang disabilitas.

Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur), Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M. Ag., bersama dengan panitia UM-PTKIN UIN Gus Dur juga mengikuti sesi zoom ini. Untuk memastikan kelancaran, Prof. Zaenal juga melakukan monitoring secara langsung pelaksanaan SSE UM-PTKIN di UIN Gus Dur.
Ditemui setelah melakukan monitoring, Prof. Zaenal menyampaikan terima kasih kepada panitian yang sudah mempersiapkannya dengan matang. “Saya melihat bahwa dari seluruh proses persiapan sampai pelaksanaan pada hari ini terutama pagi hari ini tadi, saya melihat dan monitoring sudah berjalan dengan baik dan tanpa ada kendala,” kata Prof. Zaenal. Prof. Zaenal berharap semoga pelaksanaan SSE UM-PTKIN ini bisa berjalan dengan baik sampai akhir pelaksanaan. (Pokja Humas UM-PTKIN)
UM-PTKIN 2025 Segera Digelar, Simak Tata Cara Wajib yang Harus Dipatuhi Peserta Ujian!
Written by HumasJakarta - Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2025 akan segera dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Ribuan calon mahasiswa dari berbagai daerah akan mengikuti seleksi melalui Sistem Seleksi Elektronik (SSE) yang menjadi sistem resmi dalam pelaksanaan ujian ini. Untuk memastikan ujian berjalan dengan lancar dan tertib, panitia pusat UM-PTKIN telah menetapkan sejumlah tata tertib dan ketentuan teknis yang wajib dipatuhi oleh seluruh peserta.
Pekalongan (05/06) – Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur), Prof. Dr. Hj. Shinta Dwi Rismawati, M.H., menerima audiensi dari Sekretaris Jenderal Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia se-Indonesia (IMABSII), Suryo Wibowo, pada Kamis (4/6). Audiensi berlangsung di lantai 3 Gedung Perpustakaan Kampus II UIN Gus Dur.
Pekalongan (05/06) - Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) menggelar acara penyerahan Surat Keputusan (SK) bagi 25 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024. Acara berlangsung pada hari ini (05/06/25) di Ruang Seminar Gedung Perpustakaan Lantai 3, Kampus II Rowolaku, Kajen, dan dipimpin langsung oleh Rektor UIN Gus Dur, Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag.
Pekalongan (05/06) – Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) lakukan ujicoba Sistem Seleksi Elektronik Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) (SSE UM-PTKIN) pada Kamis, 05 Juni 2025. Ada 2 titik lokasi di UIN Gus Dur, pertama di Gudeng Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) lantai 4, lokasi kedua ada di Gedung Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) lantai 2 Kampus 2 UIN Gus Dur, Kajen.
Koordinator SSE UM-PTKIN UIN Gus Dur, Rosyid mengungkapkan uji coba ini bertujuan untuk memastikan semua perangkat ujian di UIN Gus Dur benar-benar siap digunakan. Rosyid menambahkan proses persiapan dan instalasi perangkat sudah dilakukan oleh tim IT sejak Senin (02 Juni 2025). Rosyid berharap pelaksanaan SSE UM-PTKIN tahun ini akan berjalan lancar.
Berikut beberapa poin yang perlu diperhatikan oleh peserta ujian
- Peserta paling lambat dating 30 menit sebelum ujian dimulai
- Peserta wajib membawa kartu ujian, kartu identitas dan FC ijazah/SKL asli
- Peserta memakai pakain yang sopan dan rapi (bukan kaos)
- Bagi peserta yang terlambat, tidak ada penambahan waktu ujian.
Lokasi Ujian di UIN Gus Dur berada di kampus 2, Kajen. Ada 2 titik lokasi ujian. Pertama di Gedung FEBI lantai 4 untuk peserta dengan nomor ruang SSE251 – SSE254 dan di Gedung FTIK lantai 2 untuk peserta denga nomor ruang SSE255 – SSE256.
Rektor UIN Gus Dur Pekalongan, Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M. Ag., hadir langsung di Lokasi simulasi didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Nur Kholis, M.A. Prof. Zaenal menyampaikan apresiasinya kepada panita pelaksana SSE UM-PTKIN UIN Gus Dur yang telah mempersiapkan perangkat ujian masuk ini jauh-jauh hari. “Terimakasih kepada seluruh tim yang telah mencurahkan seluruh tenaga dan waktunya sehingga ujian bagi calon mahasiswa baru UIN Gus Dur nanti akan berjalan dengan lancar,” tutur Prof. Zaenal.
Prof. Zaenal juga meminta tim IT untuk memastikan dan melakukan pengecekan kembali perangkat sebelum pelaksanaan SSE UM-PTKIN yang akan dilaksanakan pada tanggal 10, 11, 12, 14 Juni 2025. “Meskipun hari ini uji coba di UIN Gus Dur berjalan dengan lancar tetap harus dilakukan pengecekan Kembali perangkat yang akan digunakan,”. Selain itu Prof. Zaenal juga meminta tim SSE UM-PTKIN UIN Gus Dur dianuntuk antisipasi kendala yang mungkin bisa terjadi seperti mati lampu, untuk diantisipasi.
Penulis : Baryachi
Editor : Serin Himatus Soraya
Pendaftaran Jalur UM PTKIN Resmi Ditutup, Peluang Kuliah di UIN Gus Dur Melalui Jalur Mandiri Buka Hingga Agustus 2025
Written by HumasPekalongan (03/6) - Pendaftaran bagi calon mahasiswa baru jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM PTKIN) resmi ditutup kemarin (2/6). Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) masih buka jalur mandiri.

