Talk Show Karir mengundang tiga narasumber yaitu Direktur Kelembagaan dan Humas PT Kawasan Industri Terpadu Batang Muhammad Farrurrozi, Koordinator Pengembangan Jejaring dan Kerjasama Pasar Kerja Kementerian Ketenagakerjaan RI Sigit Ari Prasetyo dan Kepala Dinas PERINDAGKOP Kab. Pekalongan Siti Masruroh, dan Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang Heru Wibowo.
Kegiatan yang dimoderatori Dosen Bimbingan Penyuluh Islam (BPI) UIN Gus Dur Izza Himawanti ini berlangsung dengan santai namun serius. Para narasumber bergantian menyampaikan paparannya tentang cara pengembangan karir bagi para fresh graduate atau para lulusan baru.
Dalam perekrutan ketenagakerjaan, Direktur Kelembagaan dan Humas PT Kawasan Industri Terpadu Batang Muhammad Farrurrozi menyebut para pencari kerja perlu menyiapkan soft skill yang memadai. Hal ini penting mengingat para perusahaan akan merekrut sumber daya manusia yang siap kerja.
“Ada proses dalam menjaring dan ada proses dalam menyeleksi. Di sini peran strategis Kementerian Ketenagakerjaan bisa membantu dalam sertifikasi keterampilan kerja,” lanjut Farrurozi. Kesempatan atau peluang kerja juga terbuka lebar bagi para lulusan SMK mengingat lulusan SMK juga memiliki kompetensi tertentu.
Dalam kesempatan yang sama Heru Wibowo selaku Kepala BBPVP Semarang menyebut, pelatihan-pelatihan yang didukung oleh Kemnaker disesuaikan dengan kebutuhan soft skill yang dibutuhkan oleh pasar kerja. Hal ini bertujuan agar para pencari kerja memiliki keterampilan yang memang dibutuhkan oleh dunia kerja.
Siti Masruroh selaku Kepala Dinas PERINDAGKOP Kab. Pekalongan dalam paparannya menyampaikan melalui BLK di Kabupaten Pekalongan menjadi binaan dari Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Semarang. Ia menyebut pelatihan yang dilakukan oleh BLK Kabupaten Pekalongan telah sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
“Setelah mendapatkan kompetensi dari pelatihan Kemnaker ini bisa digunakan untuk modal mencari kerja dan juga untuk pengembangan kewirausahaan. Pengembangan kewirausahaan juga akan dapat dukungan program. Karena itu para pencari kerja terutama di lingkungan Kabupaten Pekalongan bisa memanfaatkan fasilitas pelatihan ini,” kata Siti Masruroh.
Penulis : Dimas Prasetya
Editor : Baryachi

