Accessibility Tools

Perluas Akses Pendidikan, UIN Gus Dur Gelar Seleksi Program Pendidikan Kebanksentralan

08 May 2026

Pekalongan (08/05) - Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan atau yang akrab disebut UIN Gus Dur sukses melaksanakan seleksi penerima bantuan Program Pendidikan Kebanksentralan (PPK). Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari sosialisasi program yang sebelumnya telah digelar di lingkungan kampus.

Proses seleksi dilaksanakan secara ketat dan bertahap guna menjaring mahasiswa terbaik yang layak menerima bantuan pendidikan dari Bank Indonesia. Dari total 184 mahasiswa yang mendaftar pada tahap administrasi, sebanyak 150 peserta dinyatakan lolos dan berhak mengikuti tes seleksi tertulis. Selanjutnya, sebanyak 75 mahasiswa dengan nilai terbaik akan mengikuti tahap wawancara yang akan dilaksanakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal.

Seleksi tertulis berlangsung pada Kamis, 7 Mei 2026, bertempat di laboratorium komputer baru yang berada di Gedung Rektorat UIN Gus Dur, Kampus 2, Kajen. Gedung tersebut dijadwalkan akan mulai ditempati secara resmi pada 18 Mei mendatang. Tingginya antusiasme peserta membuat pelaksanaan tes dibagi menjadi dua sesi. Setiap sesi diikuti sekitar 80 mahasiswa dengan memanfaatkan dua ruang laboratorium komputer yang masing-masing berkapasitas 40 peserta.

Sesi pertama dimulai pukul 09.00 hingga 10.30 WIB, sedangkan sesi kedua berlangsung pukul 10.30 hingga 12.00 WIB. Hingga berita ini diturunkan, panitia seleksi yang terdiri dari Wakil Rektor III, Kasubbag AKMA, serta jajaran staf masih melakukan proses rekapitulasi nilai. Penilaian dilakukan secara menyeluruh, termasuk mempertimbangkan dokumen tambahan seperti publikasi jurnal dan sertifikat TOEFL/TOAFL yang diunggah peserta pada tahap administrasi.

Wakil Rektor III UIN Gus Dur, Prof. Shinta, menegaskan bahwa proses seleksi dilaksanakan secara serius dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan objektivitas.

“Seleksi bantuan Program Pendidikan Kebanksentralan di UIN Gus Dur dilaksanakan dengan sangat serius, menggunakan unsur kehati-hatian dan selektif untuk mendapatkan kader terbaik yang memang pantas serta layak menerima bantuan dari Bank Indonesia,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof. Shinta menyampaikan bahwa rangkaian seleksi yang panjang ini merupakan bentuk komitmen UIN Gus Dur dalam memperluas kerja sama dengan berbagai lembaga guna membuka akses beasiswa pendidikan bagi mahasiswa.

Saat ini, hingga semester genap tahun akademik 2025/2026, UIN Gus Dur memiliki enam jenis beasiswa internal kampus dan delapan jenis beasiswa hasil kerja sama dengan lembaga eksternal. Beragam program bantuan pendidikan tersebut menjadi bagian dari upaya kampus dalam memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi.

Sebagai perguruan tinggi yang mengusung harmonisasi agama dan sains, UIN Gus Dur terus berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.


Kontributor  : Abdul Azim

Editor            : Baryachi

Redaktur      : Tim Kerja Humas

                 
UIN K.H. Abdurrahman Wahid
Kampus 1: Jl. Kusuma Bangsa No.9 Kota Pekalongan 51141
Kampus 2: Jl. Pahlawan Km.5 Rowolaku Kajen Kab. Pekalongan 51161
Telp: +62 (285) 412575
Fax : +62 (285) 423418
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…